1 Implementasi Apache Web Server
Tahap awal dalam implementasi web server adalah memastikan layanan Apache dapat berjalan dengan baik sehingga aplikasi web dapat diakses melalui browser. Pada praktikum ini digunakan AppServ sebagai web server karena telah menyediakan Apache, PHP, dan MySQL dalam satu paket instalasi. Sebelum aplikasi dijalankan, layanan Apache dan MySQL harus dipastikan berada dalam kondisi aktif agar seluruh fitur aplikasi dapat berfungsi dengan baik.
Tahap berikutnya adalah mengekstrak folder aplikasi yang telah disediakan menggunakan WinRAR, kemudian memindahkannya ke dalam folder www pada AppServ. Folder www merupakan direktori utama web server yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan seluruh file website yang akan diproses oleh Apache ketika menerima permintaan akses dari browser. Setelah seluruh file aplikasi berhasil ditempatkan pada direktori tersebut, website dapat dijalankan dan diakses melalui localhost, sehingga proses pengujian dan pengembangan aplikasi dapat dilakukan dengan baik.
.jpeg)
Selanjutnya, membuka localhost/phpMyAdmin melalui browser untuk mengelola database MySQL. Setelah itu, dibuat sebuah database baru dengan nama jasa. Setelah database berhasil dibuat, dilakukan proses import file SQL yang terdapat di dalam folder jasa pada direktori www. Proses ini bertujuan untuk memasukkan struktur tabel beserta data yang diperlukan agar aplikasi dapat terhubung dengan database dan berjalan sebagaimana mestinya. Setelah proses import selesai, langkah berikutnya adalah membuka tabel user pada database jasa, kemudian memilih menu Edit untuk mengubah data pengguna. Pada tahap ini dilakukan perubahan pada kolom username, password, dan nama sesuai kebutuhan. Perubahan tersebut bertujuan untuk menyesuaikan data akun yang akan digunakan saat proses login ke dalam aplikasi.
Selanjutnya, file koneksi.php dibuka menggunakan text editor, kemudian nilai variabel $password diubah sesuai dengan password akun MySQL yang digunakan pada phpMyAdmin. Penyesuaian ini bertujuan agar aplikasi dapat terhubung dengan database tanpa mengalami kegagalan koneksi. Setelah konfigurasi disimpan, website dapat diakses melalui browser menggunakan localhost dan seluruh fitur aplikasi dapat berjalan dengan baik. Setelah perubahan disimpan, aplikasi berhasil terhubung dengan database sehingga website dapat diakses melalui localhost tanpa mengalami error koneksi.
Selanjutnya, dilakukan pengubahan nama pengguna pada halaman login dengan mengedit file index.php. Pada bagian yang sebelumnya menampilkan nama pengguna bawaan, teks tersebut diganti menggunakan nama sendiri sesuai identitas praktikan. Perubahan ini bertujuan untuk menyesuaikan tampilan aplikasi sekaligus membuktikan bahwa file website dapat dimodifikasi dan perubahan yang dilakukan berhasil diterapkan. Setelah perubahan disimpan, halaman login diakses kembali melalui browser untuk memastikan nama yang ditampilkan telah berubah sesuai dengan yang diinginkan.
Komentar
Posting Komentar